Langsung ke konten utama

Materi dan Soal Matematika untuk SD/MI Kelas III KM Revisi PM

Materi Pembelajaran Matematika Kelas III Fase B
Materi & Soal Pembelajaran
MATEMATIKA KELAS III

Fase B · Semester I · SD/MI

📚 Materi Lengkap📝 85 Soal✅ Kunci Jawaban

🎯 Alur Tujuan Pembelajaran — Fase B

Semester I · Bilangan

Memiliki pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000; membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan; menentukan dan menggunakan nilai tempat; melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 10.000.

Murid dapat melakukan dan menyelesaikan masalah operasi bilangan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai 1.000; melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 dengan bantuan benda konkret, gambar, dan simbol; mengenal kelipatan dan faktor.

Murid dapat melakukan perbandingan dan pengurutan pecahan dengan pembilang satu dan antarpecahan dengan penyebut yang sama; mengenal dan dapat menerapkan pecahan senilai, memiliki intuisi pecahan dan desimal, serta dapat menentukan pecahan sebagai desimal dan persen.

BAB 1

Bilangan 101 sampai 1.000

  1. Membaca dan menulis lambang bilangan 101 sampai 1.000.
  2. Menentukan nilai tempat suatu bilangan.
  3. Melakukan perbandingan dan pengurutan bilangan.
  4. Menentukan nilai pecahan uang.
BAB 2

Operasi Hitung Bilangan

  1. Menjelaskan cara penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 1.000.
  2. Menentukan kalimat matematika.
  3. Menghitung perkalian dan pembagian bilangan sampai 100.
  4. Menentukan hasil operasi hitung campuran.
BAB 3

Pengukuran Panjang dan Berat

  1. Menjelaskan cara mengukur panjang dan berat dengan satuan baku.
  2. Menentukan hasil pengukuran panjang dan berat dengan satuan baku.
  3. Menentukan hubungan antarsatuan panjang dan berat.
  4. Memutuskan perbandingan panjang dan berat benda.

📖 Materi Pembelajaran Matematika

💡 Pesan pembelajaran: Matematika tidak hanya dipelajari dengan menghafal rumus. Matematika digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghitung uang, membagi makanan, mengukur panjang benda, dan menimbang barang. Dengan belajar matematika, kita belajar berpikir teliti, logis, dan bertanggung jawab.
BAB 1 · Bilangan 101 sampai 1.000

A. Membaca dan Menulis Bilangan

Bilangan adalah angka yang digunakan untuk menyatakan banyaknya benda atau sesuatu.

101seratus satu
125seratus dua puluh lima
250dua ratus lima puluh
375tiga ratus tujuh puluh lima
999sembilan ratus sembilan puluh sembilan
1.000seribu
Contoh: 348 ditulis tiga ratus empat puluh delapan. Sebaliknya, enam ratus dua puluh lima ditulis 625.

B. Nilai Tempat

Setiap angka dalam suatu bilangan mempunyai nilai tempat.

7Ratusan = 700
2Puluhan = 20
5Satuan = 5
725 = 700 + 20 + 5

Contoh lain: 463 = 400 + 60 + 3.

C. Membandingkan Bilangan

Gunakan tanda > (lebih dari), < (kurang dari), dan = (sama dengan).

345 > 234 · 125 < 215 · 450 = 450

Cara: lihat angka ratusan. Jika sama, lihat puluhan. Jika masih sama, lihat satuan.

D. Mengurutkan Bilangan

Mengurutkan bilangan berarti menyusun bilangan dari yang terkecil atau terbesar.

245, 125, 350, 210
⬆️ Terkecil: 125, 210, 245, 350
⬇️ Terbesar: 350, 245, 210, 125

E. Nilai Pecahan Uang

Contoh pecahan uang: Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, dan Rp100.000.

1 lembar Rp10.000 + 2 lembar Rp5.000 = Rp20.000
BAB 2 · Operasi Hitung Bilangan

A. Penjumlahan

Penjumlahan adalah menggabungkan dua bilangan atau lebih.

245 + 123 = 368

Satuan: 5 + 3 = 8 · Puluhan: 4 + 2 = 6 · Ratusan: 2 + 1 = 3.

B. Pengurangan

Pengurangan adalah mengambil sebagian dari suatu bilangan.

456 − 123 = 333

Contoh: 500 jeruk − 125 jeruk = 375 jeruk.

C. Kalimat Matematika

Kalimat matematika adalah kalimat yang menggunakan angka dan tanda operasi matematika.

125 + 25 = 150
250 − 100 = 150

Budi memiliki 75 kelereng dan membeli lagi 25: 75 + 25 = 100

D. Perkalian

Perkalian merupakan penjumlahan berulang.

3 × 4 = 12
artinya 4 + 4 + 4 = 12.

5 × 6 = 30

E. Pembagian

Pembagian adalah membagi suatu bilangan menjadi beberapa bagian yang sama banyak.

12 kue dibagikan kepada 3 anak → 12 ÷ 3 = 4 kue per anak.

F. Operasi Hitung Campuran

Operasi hitung campuran menggunakan lebih dari satu jenis operasi hitung. Kerjakan perkalian atau pembagian terlebih dahulu.

10 + 5 × 2 = 20

20 − 8 ÷ 2 = 16
BAB 3 · Pengukuran Panjang dan Berat

A. Mengukur Panjang

Alat ukur: penggaris, meteran, dan meteran gulung. Satuan baku: milimeter (mm), sentimeter (cm), meter (m), dan kilometer (km).

📏 Pensil → biasanya cm
📐 Lapangan → dapat menggunakan m

B. Mengukur Berat

Alat ukur: timbangan pasar, timbangan badan, dan timbangan dapur. Satuan: gram (g) dan kilogram (kg).

1 kg = 1.000 g

Contoh: 3 kg = 3.000 g.

C. Hubungan Antarsatuan Panjang

1 m100 cm
1 cm10 mm
1 km1.000 m
2 m = 200 cm · 5 m = 500 cm · 300 cm = 3 m

D. Hubungan Antarsatuan Berat

1 kg = 1.000 g

4 kg = 4.000 g · 2.000 g = 2 kg · 5 kg 500 g = 5.500 g

E. Membandingkan Panjang

Pensil A = 15 cm, Pensil B = 10 cm → Pensil A lebih panjang.

F. Membandingkan Berat

Beras = 5 kg, Gula = 2 kg → Beras lebih berat daripada gula.

📝 85 Soal Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat. Setiap bagian dapat dibuka dan ditutup agar halaman tetap rapi di HP maupun komputer.

BAB 1 · BILANGAN 101 SAMPAI 1.000 · 25 soal

A. Membaca dan Menulis Bilangan

1. Bilangan 125 dibaca ....
A. seratus dua puluh lima
B. seratus lima puluh dua
C. seratus dua belas
D. dua ratus lima belas
2. Bilangan yang dibaca tiga ratus tujuh puluh lima adalah ....
A. 357
B. 375
C. 735
D. 573
3. Bilangan 608 dibaca ....
A. enam ratus delapan
B. enam ratus delapan puluh
C. enam puluh delapan
D. delapan ratus enam
4. “Sembilan ratus sembilan puluh sembilan” ditulis ....
A. 909
B. 990
C. 999
D. 989
5. Bilangan 1.000 dibaca ....
A. satu ratus
B. seratus
C. sepuluh ratus
D. seribu
B. Nilai Tempat

B. Nilai Tempat

6. Pada bilangan 725, angka 7 menempati tempat ....
A. satuan
B. puluhan
C. ratusan
D. ribuan
7. Nilai angka 2 pada bilangan 725 adalah ....
A. 2
B. 20
C. 200
D. 700
8. Bentuk panjang dari 463 adalah ....
A. 400 + 60 + 3
B. 400 + 30 + 6
C. 40 + 60 + 3
D. 400 + 6 + 30
9. Angka 5 pada bilangan 358 mempunyai nilai ....
A. 5
B. 50
C. 300
D. 500
10. Bilangan yang terdiri dari 6 ratusan, 2 puluhan, dan 4 satuan adalah ....
A. 246
B. 624
C. 642
D. 264
C. Membandingkan Bilangan

C. Membandingkan Bilangan

11. Tanda yang tepat untuk 345 ... 234 adalah ....
A. <
B. >
C. =
D. +
12. Tanda yang tepat untuk 125 ... 215 adalah ....
A. >
B. =
C. <
D. ×
13. Pernyataan yang benar adalah ....
A. 450 < 450
B. 450 > 450
C. 450 = 450
D. 450 + 450
14. Bilangan yang lebih besar dari 678 adalah ....
A. 657
B. 668
C. 679
D. 607
15. Bilangan yang lebih kecil dari 432 adalah ....
A. 435
B. 442
C. 432
D. 421
D. Mengurutkan Bilangan

D. Mengurutkan Bilangan

16. Urutan dari yang terkecil adalah ....
A. 350, 245, 210, 125
B. 125, 210, 245, 350
C. 210, 125, 350, 245
D. 245, 125, 210, 350
17. Urutan dari yang terbesar: 150, 320, 275, 410 adalah ....
A. 150, 275, 320, 410
B. 410, 320, 275, 150
C. 320, 410, 275, 150
D. 410, 275, 320, 150
18. Bilangan berikut yang paling kecil adalah ....
A. 456
B. 465
C. 405
D. 546
19. Bilangan berikut yang paling besar adalah ....
A. 789
B. 798
C. 879
D. 897
20. Urutan dari terkecil yang benar adalah ....
A. 302, 230, 203, 320
B. 203, 230, 302, 320
C. 230, 203, 320, 302
D. 320, 302, 230, 203

E. Nilai Pecahan Uang

21. Ani memiliki 1 lembar Rp10.000 dan 1 lembar Rp5.000. Jumlah uang Ani adalah ....
A. Rp5.000
B. Rp10.000
C. Rp15.000
D. Rp20.000
22. Dua lembar uang Rp5.000 bernilai ....
A. Rp5.000
B. Rp10.000
C. Rp15.000
D. Rp20.000
23. Pecahan uang yang nilainya paling besar adalah ....
A. Rp1.000
B. Rp5.000
C. Rp10.000
D. Rp20.000
24. Budi mempunyai Rp20.000. Ia membeli pensil seharga Rp5.000. Sisa uang Budi adalah ....
A. Rp10.000
B. Rp12.000
C. Rp15.000
D. Rp25.000
25. Tiga lembar uang Rp2.000 berjumlah ....
A. Rp4.000
B. Rp5.000
C. Rp6.000
D. Rp8.000
A. Penjumlahan
BAB 2 · OPERASI HITUNG BILANGAN · 30 soal

A. Penjumlahan

26. 245 + 123 = ....
A. 358
B. 368
C. 378
D. 388
27. 125 + 250 = ....
A. 325
B. 350
C. 375
D. 385
28. 326 + 142 = ....
A. 458
B. 468
C. 478
D. 488
29. Ibu memiliki 125 apel. Ayah membeli lagi 75 apel. Jumlah apel semuanya adalah ....
A. 150
B. 175
C. 200
D. 225
30. 450 + 125 = ....
A. 525
B. 550
C. 575
D. 585
B. Pengurangan

B. Pengurangan

31. 456 − 123 = ....
A. 323
B. 333
C. 343
D. 353
32. 500 − 125 = ....
A. 350
B. 365
C. 375
D. 385
33. 675 − 250 = ....
A. 415
B. 425
C. 435
D. 450
34. Siti memiliki 400 kelereng. Sebanyak 150 kelereng diberikan kepada temannya. Sisa kelereng Siti adalah ....
A. 200
B. 250
C. 300
D. 350
35. 800 − 325 = ....
A. 475
B. 485
C. 525
D. 575
C. Kalimat Matematika

C. Kalimat Matematika

36. Budi memiliki 75 kelereng dan membeli lagi 25 kelereng. Kalimat matematikanya adalah ....
A. 75 − 25 = 50
B. 75 + 25 = 100
C. 75 × 25 = 100
D. 75 ÷ 25 = 3
37. Kalimat matematika yang tepat untuk “250 dikurangi 100” adalah ....
A. 250 + 100 = 350
B. 250 − 100 = 150
C. 250 × 100 = 250
D. 250 ÷ 100 = 25
38. Ibu mempunyai 120 telur. Sebanyak 20 telur digunakan. Kalimat matematika yang tepat adalah ....
A. 120 + 20 = 140
B. 120 − 20 = 100
C. 120 × 20 = 140
D. 120 ÷ 20 = 200
39. 135 + 65 = ....
A. 180
B. 190
C. 200
D. 210
40. Kalimat matematika yang hasilnya 150 adalah ....
A. 100 + 50
B. 200 + 50
C. 250 − 50
D. 100 − 50
D. Perkalian

D. Perkalian

41. 3 × 4 = ....
A. 7
B. 10
C. 12
D. 14
42. Bentuk penjumlahan berulang dari 4 × 5 adalah ....
A. 4 + 4 + 4 + 4 + 4
B. 5 + 5 + 5 + 5
C. 4 + 5
D. 5 + 4 + 4
43. 5 × 6 = ....
A. 11
B. 20
C. 25
D. 30
44. Ada 4 piring. Setiap piring berisi 5 kue. Jumlah kue semuanya adalah ....
A. 9
B. 15
C. 20
D. 25
45. 7 × 3 = ....
A. 18
B. 21
C. 24
D. 27

E. Pembagian

46. 12 ÷ 3 = ....
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
47. 20 kelereng dibagikan kepada 5 anak sama banyak. Setiap anak mendapat ....
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
48. 18 ÷ 6 = ....
A. 2
B. 3
C. 4
D. 6
49. Ibu memiliki 24 permen. Permen tersebut dibagikan kepada 4 anak sama banyak. Setiap anak mendapat ....
A. 4 permen
B. 5 permen
C. 6 permen
D. 8 permen
50. 30 ÷ 5 = ....
A. 5
B. 6
C. 7
D. 8

F. Operasi Hitung Campuran

51. 10 + 5 × 2 = ....
A. 20
B. 25
C. 30
D. 40
52. 20 − 8 ÷ 2 = ....
A. 4
B. 8
C. 12
D. 16
53. Operasi yang dikerjakan terlebih dahulu dalam 10 + 5 × 2 adalah ....
A. penjumlahan
B. pengurangan
C. perkalian
D. semua bersamaan
54. 15 + 3 × 4 = ....
A. 27
B. 32
C. 60
D. 72
55. 30 − 12 ÷ 3 = ....
A. 6
B. 18
C. 26
D. 28
A. Mengukur Panjang
BAB 3 · PENGUKURAN PANJANG DAN BERAT · 30 soal

A. Mengukur Panjang

56. Alat yang tepat untuk mengukur panjang pensil adalah ....
A. timbangan
B. penggaris
C. jam
D. gelas ukur
57. Satuan yang tepat untuk mengukur panjang pensil adalah ....
A. kilogram
B. gram
C. sentimeter
D. kilometer
58. Alat yang dapat digunakan untuk mengukur panjang lapangan adalah ....
A. meteran
B. timbangan
C. penggaris kecil
D. neraca
59. Satuan baku untuk mengukur jarak antarkota adalah ....
A. mm
B. cm
C. m
D. km
60. Berikut yang termasuk satuan panjang adalah ....
A. gram
B. kilogram
C. sentimeter
D. liter
B. Mengukur Berat

B. Mengukur Berat

61. Alat untuk mengukur berat benda adalah ....
A. penggaris
B. timbangan
C. meteran
D. jam
62. Berat beras biasanya diukur menggunakan satuan ....
A. kilogram
B. sentimeter
C. meter
D. kilometer
63. Berat sebuah permen lebih tepat dinyatakan dengan satuan ....
A. kilometer
B. kilogram
C. gram
D. meter
64. 1 kilogram sama dengan .... gram.
A. 10
B. 100
C. 500
D. 1.000
65. 3 kg sama dengan .... gram.
A. 300 gram
B. 3.000 gram
C. 30 gram
D. 30.000 gram
C. Hubungan Antarsatuan Panjang

C. Hubungan Antarsatuan Panjang

66. 1 meter = .... cm.
A. 10
B. 50
C. 100
D. 1.000
67. 2 meter = .... cm.
A. 20
B. 100
C. 200
D. 2.000
68. 1 cm = .... mm.
A. 2
B. 5
C. 10
D. 100
69. 300 cm = .... meter.
A. 2
B. 3
C. 30
D. 300
70. 1 km = .... meter.
A. 100
B. 500
C. 1.000
D. 10.000
D. Hubungan Antarsatuan Berat

D. Hubungan Antarsatuan Berat

71. 1 kg = .... gram.
A. 10
B. 100
C. 500
D. 1.000
72. 4 kg = .... gram.
A. 400
B. 4.000
C. 40.000
D. 4.004
73. 2.000 gram = .... kg.
A. 1 kg
B. 2 kg
C. 20 kg
D. 200 kg
74. 5 kg 500 gram = .... gram.
A. 5.050 gram
B. 5.500 gram
C. 5.005 gram
D. 5.000 gram
75. 7.000 gram = .... kg.
A. 5 kg
B. 6 kg
C. 7 kg
D. 8 kg

E. Membandingkan Panjang

76. Pensil A panjangnya 15 cm. Pensil B panjangnya 10 cm. Pensil yang lebih panjang adalah ....
A. Pensil A
B. Pensil B
C. keduanya sama
D. tidak dapat diketahui
77. Tali A panjangnya 20 cm dan tali B 30 cm. Pernyataan yang benar adalah ....
A. Tali A lebih panjang
B. Tali B lebih panjang
C. Tali A dan B sama panjang
D. Tali B lebih pendek
78. Pita A = 25 cm dan pita B = 25 cm. Kedua pita tersebut ....
A. berbeda panjang
B. sama panjang
C. pita A lebih pendek
D. pita B lebih panjang
79. Penggaris A panjangnya 30 cm. Penggaris B panjangnya 20 cm. Selisih panjangnya adalah ....
A. 5 cm
B. 10 cm
C. 20 cm
D. 50 cm
80. Benda yang panjangnya 50 cm dibandingkan benda yang panjangnya 35 cm adalah ....
A. lebih pendek
B. sama panjang
C. lebih panjang
D. sama berat

F. Membandingkan Berat

81. Beras memiliki berat 5 kg, sedangkan gula 2 kg. Pernyataan yang benar adalah ....
A. gula lebih berat
B. beras lebih berat
C. keduanya sama berat
D. gula dan beras sama panjang
82. Semangka 4 kg dan melon 2 kg. Buah yang lebih ringan adalah ....
A. semangka
B. melon
C. keduanya sama
D. tidak dapat diketahui
83. Tas A beratnya 3 kg dan tas B beratnya 3 kg. Kedua tas tersebut ....
A. sama berat
B. tas A lebih berat
C. tas B lebih ringan
D. berbeda berat
84. Ayam memiliki berat 2 kg, sedangkan kambing 25 kg. Hewan yang lebih berat adalah ....
A. ayam
B. kambing
C. keduanya sama
D. tidak ada
85. Karung A beratnya 10 kg dan karung B 7 kg. Selisih berat kedua karung adalah ....
A. 2 kg
B. 3 kg
C. 4 kg
D. 5 kg

🔑 Kunci Jawaban

Kunci jawaban disediakan di bagian akhir untuk memudahkan pemeriksaan.

1. A2. B3. A4. C5. D6. C7. B8. A9. B10. B11. B12. C13. C14. C15. D16. B17. B18. C19. D20. B21. C22. B23. D24. C25. C26. B27. C28. B29. C30. C31. B32. C33. B34. B35. A36. B37. B38. B39. C40. A41. C42. B43. D44. C45. B46. C47. C48. B49. C50. B51. A52. D53. C54. A55. C56. B57. C58. A59. D60. C61. B62. A63. C64. D65. B66. C67. C68. C69. B70. C71. D72. B73. B74. B75. C76. A77. B78. B79. B80. C81. B82. B83. A84. B85. B

🌟 Rangkuman

Bab 1

Bilangan 101–1.000, nilai tempat, perbandingan, pengurutan, dan nilai pecahan uang.

Bab 2

Penjumlahan, pengurangan, kalimat matematika, perkalian, pembagian, dan operasi hitung campuran.

Bab 3

Pengukuran panjang dan berat, satuan baku, hubungan antarsatuan, serta perbandingan panjang dan berat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat Oyek

Apa itu Oyek? Oyek adalah sjenis makanan khas Jawa yang terbuat dari ketela pohon/ubi kayu/singkong.bentuk oyek adalah butiran bulat sebesar kacang ijo yang berwarna coklat kekuning-kuningan. gambar oyek Cara membuat Oyek: • Singkong dikupas/dibersihkan lalu dipotong-potong kemudian direndam memakai air bersih selama 3 hari. • Dalam perendaman air harus diganti kalau sudah berbusa dengan air bersih.hal ini dimaksudkan untuk membersihkan/menetralkan kandumgan racun yang ada dalam singkong tersebut.Penggantian air kurang lebih 2 kali selama perendaman. • Setelah potongan-potongan singkong tadi sudah lapuk atau empuk angkat dari perendaman bilas dengan air bersih lalu tiriskan. • Langkah selanjutnya dibuat tepung dengan cara ditumbuk(jaman dulu)/digiling untuk menjadi tepung. gambar menumbuk oyek • Sesudah menjadi tepung di interi (digoyang goyang) menggunakan tampah/nampan yang terbuat dari bambu,supaya...

PETUGAS BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH DAN MADRASAH DAN SYARAT-SYARATNYA

BAB VI PETUGAS BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH DAN MADRASAH DAN SYARAT-SYARATNYA A. Petugas Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah Secara umum dikenal dua type petugas bimbingan dan konseling di sekolah dan madrasah, yaitu type professional dan nonprofessional. Petugas bimbingan dan konseling professional adalah mereka yang direkrut atau diangkat atas dasar kepemilikan ijazah atau latar belakang pendidikan profesi dan melaksanakan tugas khusus sebagai guru BK (tidak mengajar). Petugas bimbingan dan konseling professional rekrut atau diangkat sesuai klasifikasi keilmuannya dan latar belakang pendidikan seperti Diploma II, III atau Sarjana Strata Satu (S1), S2, dan S3 jurusan bimbingan dan konseling. Petugas bimbingan professional mencurahkan sepenuh waktunya pada pelayanan bimbingan dan konseling (tidak mengajarkan materi pelajaran) atau disebut juga full time guidance and conseling. Tenaga professional bimbingan dan konseling di sekolah dan madrasah bias lebih dari satu or...

Sistematika Pembuatan Soal - Asesmen Sumatif Akhir Semester (MI) oleh Muhamad Muhlasin, S.Pd.I

Sistematika Pembuatan Soal - Asesmen Sumatif Akhir Semester (MI) Sistematika Pembuatan Soal MI Isi teks atau tabel soal di sini... Sistematika Pembuatan Soal Asesmen Sumatif Akhir Semester — Madrasah Ibtidaiyah (MI) A. Identitas Soal Nama Madrasah : ................................................... Mata Pelajaran : ................................................... Kelas / Semester : ................................................... Tahun Pelajaran : ................................................... Jenis Penilaian : Asesmen Sumatif Akhir Semester Alokasi Waktu : ................................................... Jumlah Soal : ................................................... B. Landasan Penyusunan Kurikulum: Kurikulum Merdeka (mengacu pada KMA No. 240 Tahun 2024). Sumber Rujukan: Buku teks Kemenag, buku guru, buku siswa, serta bahan aj...