Kamis, 19 Juli 2012

Tugas Fikih bab zakat.STAINU Kebumen 2012

BAB I PENDAHULUAN Zakat merupakan ibadah yang wajib dikerjakan oleh setiap individu muslim yang sudah memenuhi kriteria kewajiban zakat. Syari'at zakat merupakan ibadah dalam bentuk membersihkan setiap kekayaan yang dimiliki oleh individu muslim. Dan seperti yang telah kita ketahui bersama, Zakat sendiri ada yang sifatnya pembersihan jiwa seorang muslim tanpa terkecuali (zakat fitrah), ada juga yang kewajibannya bersifat pembersihan harta yang diwajiban khusus bagi kalangan tertentu (terikat oleh ketentuan jumlah dan waktu [haul]) yang sering juga disebut dengan zakat mal seperti zakat kekayaan, zakat tijarah, zakat perhiasan emas, zakat harta temuan, zakat harta galian, dan zakat peternakan. Ahli fikihmemperkatakan masalah zakat sebagai saudara kandung dari shalat didalam bab ibadat. Ahli –ahli fikih memperkatakan dalam kitab-kitab sebagai ibadat yang ke 2 dalam islam dan dibicarakan sesudah masalah shalat. Ahli-ahli keuangan islam dan ahli-ahli kenegaraan islam memperkatakan masalah zakat dalam kitab-kitab yang memperkatakan masalah zakat dalam kitab-kitab yang memperkatakan kekayaan negara dan tata aturan kenegaraan isalam . Dan permasalahan yang akan dibahas dalam makalah ini diantaranya : a. Pengertian zakat b. Tujuan zakat c. Kedudukan zakat d. Macam-macam zakat e. Dasar hukum zakat f. Harta yang wajib dizakati g. Hikmah disyari’atkanya zakat Inilah pembahasan yang akan kami uraikan dalam makalah kami .Mudah-mudahan dapat bermanfaat. BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Zakat 1) Secara bahasa mengandung arti berkembang, bertambahnya barokah, dan pembersih. 2) zakat menurut pengertian secara istilah syar'i adalah nama sebuah harta tertentu yang dikeluarkan untuk mensucikan harta atau jiwa, dengan praktek-praktek tertentu dan diberikan terhadap golongan tertentu pula (delapan golongan) yaitu: a. Fakir b. Miskin c. Amil d. Mu’allaf e. Budak f. Gharim( orang yang banyak hutang ) g. Orang yang berjuang dijalan Alloh h. Musyafir Orang-orang yang Diharamkan Menerima Zakat 1. Orang-orang kafir 2. Bani Hasyim Yang dimaksud disini adalah keluarga Ali bin Abi Thalib, keluarga 'Aqil, keluarga Ja'far, keluarga Abbas serta keluarga Harits. 3. Bapak dan anak-anak sendiri 4. Istri Kewajiban zakat tertuang jelas dalam : 1. Al-Qur’an ya’ni dalam Qs.Al-Baqoroh: 43 وَأقِيْمُوا الصَّلَاةَ وَآَتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِيْنَ (البقرة : ٤٣) Artinya: ”Dan dirikanlah shalat, tunaikan zakat, dan ruku’lah bersama orang-orang yang ruku” (QS.Al- Baqoroh :43 ) 2. Sunnah Nabi, yakni Hadits riwayat Bukhori Muslim قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ وَإِقَامِ الصَّلاَةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَحَجِّ الْبَيْتِ وَصَوْمِ رَمَضاَنَ (متفق عليه) Artinya: “Rosululloh SAW bersabda ; (Agama ) islam didirikan atas lima hal,bersaksi bahwa tiada tuhan selain Alloh dan sesungguhnya Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji ke baitulloh, dan puasa ramadlan”. (Muttafaq alaih ) 3. Ijma’ para ulama Semua ulama bersepakat bahwa zakat merupakan suatu kewajiban bagi segenap orang islam apabila telah memenuhi syarat, sehingga orang yang mengingkarinya dihukumi keluar dari islam ( kafir ). B. Tujuan Zakat 1. Menyucikan harta dan jiwa muzaki. 2. Mengangkat derajat fakir miskin. 3. Membantu memecahkan masalah para gharimin, ibnusabil, dan mustahiq lainnya. 4. Membentangkan dan membina tali persaudaraan sesama umat Islam dan manusia pada umumnya. 5. Menghilangkan sifat kikir dan loba para pemilik harta. 6. Menghilangkan sifat dengki dan iri (kecemburuan sosial) dari hati orang-orang miskin. 7. Menjembatani jurang antara si kaya dengan si miskin di dalam masyarakat agar tidak ada kesenjangan di antara keduanya. 8. Mengembangkan rasa tanggung jawab sosial pada diri seseorang, terutama bagi yang memiliki harta. 9. Mendidik manusia untuk berdisiplin menunaikan kewajiban dan menyerahkan hak orang lain padanya. 10. Zakat merupakan manifestasi syukur atas Nikmat Allah. 11. Berakhlak dengan akhlak Allah. 12. Mengobati hati dari cinta dunia. 13. Mengembangkan kekayaan batin. 14. Mengembangkan dan memberkahkan harta. C. Kedudukan Zakat Dalam Islam Dengan melihat tujuan zakat dan faktor terjadinya permasalahan hubungan sosial, maka jelas bahwa kedudukan zakat dalam Islam, selain sebagai tempat membuktikan ketaatannya terhadap aturan-aturan Allah SWT. zakat menjadi wahana untuk menetralisir hal-hal yang menyebabkan terjadinya ketidak harmonisan kehidupan bermasyarakat juga kesejahteraan hidup masyarakat itu sendiri. Dengan zakat juga mengantarkan orang-orang muslim kearah yang lebih mulia. Dengan kekuatan financial yang dimilikinya, seorang muslim yang sadar zakat dan menunaikan kewajibannya itu, dia telah menguatkan agama dan para saudaranya. Pantas jika Rasulallah Shallallahu 'alaihi wa Sallam. menganjurkan kepada para amilin zakat, atau siapapun yang menerima harta zakat, untuk mendoakan mereka, "allahumma shalli ‘alaihim", sebuah doa yang sama dengan yang biasanya diucapkan untuk Rasulallah saw. D. Macam-macam zakat Secara garis besar, zakat dapat diklasifikasikan (dikelompokan) menjadi dua macam yaitu : 1. Zakat badan atau zakat fitrah a. Syarat wajib zakat fitrah 1) Islam 2) Merdeka 3) Menemukan awal dan akhir bulan ramadlan dan bagian awal bulan syawal 4) Mempunyai kelebihan harta yang cukup untuk makan pada waktu hari raya b. Kadar zakat fitrah Kadar yang harus dikeluarkan oleh masing-masing orang menurut imam syafi’i adalah makanan pokok daerah tersebut .jika di negara indonesia kita menggunakan beras dengan jumlah 2,6 kg. 2. Zakat mal atau zakat harta Zakat mal wajib segera dibagikan kepada orang-orang yang berhak untuk menerimanya apabila mungkin untuk menunaikanya. a. Syarat wajib zakat harta (mal) 1) Islam 2) Merdeka 3) Milik Sepenuhnya 4) Cukup Haul cukup haul maksudnya harta tersebut dimiliki genap setahun, selama 354 hari menurut tanggalan hijrah atau 365 hari menurut tanggalan mashehi. 5) Cukup Nisab Nisab adalah nilai minimal sesuatu harta yang wajib dikeluarkan zakatnya. E. Dasar hukum zakat Mengeluarkan zakat hukumnya wajib bagi tiap-tiap muslim yang mempunyai harta benda menurut ketentuan yang telah ditetapkan oleh hukum islam.orang yang mengingkari wajibnya zakat dihukumi kafir. 1. Dasar Al-Qur’an a) Qs.Al-Bayyinah:5 وَمَا اُمِرُوْا اِلاَّ لِيَعْبُدُوااللهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ حُنَفَاءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلوةَ وَيُؤْتُوالزَّكوةَ وَذلِكَ دِيْنُ اْلقَيِّمَةِ. (البينة : ٥) Artinya: “ Dan tiada diperintahkan mereka melainkan menyembah Alloh,sambil mengiklaskan, ibadat dan taat kepada-Nya serta berlaku cenderung (tertarik) kepada ibadat itu,dan mendirikan shalat, memberikan zakat.itulah agama yang betul”. b) Qs.Attaubah:5 فَاِنْ تَابُوْا وَاَقَامُواالصَّلوةَ وَاتُواالزَّكوةَ فَخَلُّوْا سَبِيْلَهُمْ (التوبة :٥) Artinya: “Maka apabila mereka telah taubat dan tetap mengerjakan shalat dan membayar zakat, biarkanlah mereka dijalan mereka ”. 2. Dasar Sunnah Rasululloh saw, bersabda kepada mu,azdikala beliau mengutus Mu’az pergi keyaman guna menjadi wali negri dan menjadi kepala pengadilan, sabdanya: عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِى اللهُ عَنْهُمَا : اَنَّ النَّبِىَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ مُعَاذًا اِلَى اْليَمَنِ : فَذَكَرَاْلحَدِيْثَ, وَفِيْهِ: اِنَّ اللهَ قَدِفْتَرَضَ عَلَيْهِمْ صَدَقَةً فىِْ اَمْوَالِهِمْ تُؤْ خَذُ مِنْ اَغْنِيَائِهِمْ فَتُرَدُّ فىِ فُقَرَائِهِمْ. (متفق عليه, واللفظ البخارى) Artinya : Dari ibnu ‘Abas ra. : Bahwasanya Nabi saw mengutus Mu’az ke yaman dan Ibnu ‘ Abas hadits itu dan dalam hadits itu adalah tersebut sabda Nabisaw. : “ Sesungguhnya Alloh telah mewajibkan zakat atas mereka dari harta-hartanya, diambil dari orang-orang yang kaya dan diserahkan kepada yang fakir”. (Mutafaq ‘ alaih,dan lafal ini adalah dalam riwayat bukhori ). F. Harta yang wajib dizakati Harta benda yang wajib dizakati ada enam macam : 1. Hewan ternak 2. Emas dan perak 3. Buah-buahan 4. Harta perdagangan/perniagaan 5. Hasil pertambangan dan temuan o Zakat binatang ternak Binatang yang wajib dizakati hanyalah unta, sapi, dan kambing, adapun persyaratanya adalah : a. Islam b. Merdeka c. Mencapai nisab d. Jumlah nisabnya berjalan satu tahun e. Digembalakan di tanah umun dan makanya tidak menggunakan biaya f. Tidak dipekerjakan 1) Nisab dan zakat unta Batas minimal wajib mengeluarkan zakat(nisab) untuk unta adalah 5 ekor, sehingga dapat dipaham setiap kepemilikan unta yang jumlahnya kurang dari lima ekor tidak wajib dizakati.sedangkan perincianya adalah : Nisab Zakatnya Umur Bilangan dan jenis zakat 5-9 1 kambing 2 thn lebih 1 domba 1 thn lebih 10-14 2 kambing 2 thn lebih 2 domba 1 thn lebih 15-19 3 kambing 2 thn lebih 3 domba 1 thn lebih 20-24 4 kambing 2 thn lebih 4 domba 1 thn lebih 25-35 1 anak unta/bintu makhadl 1 thn lebih 36-45 1 anak unta/bintu labun 2 thn lebih 46-60 1 anak unta/hiqqoh 3 thn lebih 61-75 1 anak unta/jadza’ah 4 thn lebih 76-90 2 anak unta/bintu labun 2 thn lebih 91-120 2 anak unta/Hiqqoh 3 thn lebih 121 3 anak unta/bintu labun 2 thn lebih Keterangan : a.) Unta jenis bintu makadl yaitu : unta genap berumur 1 tahun dan memasuki tahun yang ke -2 b.) Unta jenis hiqqoh yaitu :unta berumur 3 tahun dan memasuki tahun yang ke- 4 c.) Unta bintu labun yaitu : unta genap berumur- 2 tahun dan memasuki tahun yang ke- 3 d.) Unta jenis jadza’ah yaitu :unta genap berumur- 4 tahun dan memasuki tahun yang ke- 5 • Tiap-tiap unta bertambah 40 ekor , zakatnya 1 ekor unta betina umur 2 tahun masuk tahun ke -3 ( bintulabun ) • Tiap-tiap unta bertambah 50 ekor, zakatnya seekor unta umur 3 tahun masuk tahun ke-4 2) Nisab sapi/kerbau Orang yang memiliki sapi/kerbau 30 ekor keatas wajib mengeluarkan zakatnya, sebagai berikut : Nisab Zakatnya Umur Bilangan dan jenis zakat 30-39 1 ekor sapi/kerbau 2 tahun lebih 40-59 1 ekor sapi/kerbau 2 tahun lebih 60-69 2 ekor sapi/kerbau 1 tahun lebih 1 ekor sapi/kerbau 70-.... 1 ekor anak sapi/seekor kerbau 2 tahunlebih 3) Nisab zakat kambing Nisab Zakatnya Umur Bilangan dan jenis zakat 40-120 1 kambing betina 2 thn lebih 1 domba betina 1 thn lebih 120-200 2 kambing betina 2 thn lebih 2 domba betina 1 thn lebih 201-399 3 kambing betina 2 thn lebih 3 domba betina 1 thn lebih 400-..... 4 kambing betina 2 thn lebih 4 domba betina 1 thn lebih Tiap- tiap 100 ekor kambing zakatnya 1 ekor. o Zakat emas dan perak a. Nisab dan zakat emas Nisab bersih 20 dinar ( mitsaqol )=12,5 pound sterling ( 96 gram). Zakatnya 2,5% /seperempat puluhnya. b. Nisab dan zakat perak Nisab zakat perak bersih 200 dirham ( 672 gram). Zakatnya 2,5% apabila telah dimiliki cukup 1 tahun. c. Emas dan perak yang dipakai untuk perhiasan oleh seorang perempuan dan tidak berlebih-lebihan tidak thn lebih wajib dizakati. o Zakat dan nisab buah-buahan Nisab hasil bumi yang sudah dibersihkan : 5 wasaq/700 kg, sedangkan yang masih berkulit nisabnya 10 wasaq/1400 kg. Zakatnya 10% jika diairi dengan air hujan. o Zakat dan nisab barang dagang/perniagaan Nisab barang perniagaan/dagangan seperti emas dan perak. Zakatnya dihitung sebanyak emas dan perak. o Zakat barang tambang dan harta temuan Barang-barang ini dikenai kewajiban zakat sebesar 20% bagi barang tambang dan 50% untuk barang temuan. G. Hikmah disyariatkannya zakat • Menguatkan rasa kasih sayang antara si kaya dengan si miskin. Hal ini dikarenakan fitrahnya jiwa manusia adalah senang terhadap orang yang berbuat kebaikan (berjasa kepadanya). • Mensucikan dan membersihkan jiwa serta menjauhkan jiwa dari sifat kikir dan bakhil. • Membiasakan seorang muslim untuk memiliki sifat belas kasihan. • Memperoleh keberkahan, tambahan dan ganti yang lebih baik dari Allah Ta'ala. • Sebagai ibadah kepada Allah Ta'ala BAB III PENUTUP KESIMPULAN Dari pembahasan diatas dapat di simpulkan sebagai berikut : A. Pengertian Zakat Secara bahasa mengandung arti berkembang, bertambahnya barokah, dan pembersih. zakat menurut pengertian secara istilah syar'i adalah nama sebuah harta tertentu yang dikeluarkan untuk mensucikan harta atau jiwa, dengan praktek-praktek tertentu dan diberikan terhadap golongan tertentu pula (delapan golongan) yaitu: 1. Fakir 2. Miskin 3. Amil 4. Mu’allaf 5. Budak Seorang yang 6. Gharim (orang yang banyak hutang) 7. Orang yang berjuang dijalan Alloh 8. Musyafir B. Orang-orang yang Diharamkan Menerima Zakat 1. Orang-orang kafir 2. Bani Hasyim 3. Bapak dan anak-anak sendiri 4. Istri C. Tujuan Zakat 1. Menyucikan harta dan jiwa muzaki. 2. Mengangkat derajat fakir miskin. 3. Membantu memecahkan masalah para gharimin, ibnusabil, dan mustahiq lainnya. 4. Membentangkan dan membina tali persaudaraan sesama umat Islam dan manusia pada umumnya. 5. Menghilangkan sifat kikir dan loba para pemilik harta. 6. Menghilangkan sifat dengki dan iri (kecemburuan sosial) dari hati orang-orang miskin. 7. Menjembatani jurang antara si kaya dengan si miskin di dalam masyarakat agar tidak ada kesenjangan di antara keduanya. 8. Mengembangkan rasa tanggung jawab sosial pada diri seseorang, terutama bagi yang memiliki harta. 9. Mendidik manusia untuk berdisiplin menunaikan kewajiban dan menyerahkan hak orang lain padanya. 10. Zakat merupakan manifestasi syukur atas Nikmat Allah. 11. Berakhlak dengan akhlak Allah. 12. Mengobati hati dari cinta dunia. 13. Mengembangkan kekayaan batin. 14. Mengembangkan dan memberkahkan harta. D. Kedudukan Zakat Dalam Islam Dengan melihat tujuan zakat dan faktor terjadinya permasalahan hubungan sosial, maka jelas bahwa kedudukan zakat dalam Islam, selain sebagai tempat membuktikan ketaatannya terhadap aturan-aturan Allah SWT. zakat menjadi wahana untuk menetralisir hal-hal yang menyebabkan terjadinya ketidak harmonisan kehidupan bermasyarakat juga kesejahteraan hidup masyarakat itu sendiri. E. Macam-macam zakat Secara garis besar, zakat dapat diklasifikasikan (dikelompokan) menjadi dua macam yaitu : 1. Zakat badan atau zakat fitrah 2. Zakat mal atau zakat harta Zakat mal wajib segera dibagikan kepada orang-orang yang berhak untuk menerimanya apabila mungkin untuk menunaikanya. F. Dasar hukum zakat Mengeluarkan zakat hukumnya wajib bagi tiap-tiap muslim yang mempunyai harta benda menurut ketentuan yang telah ditetapkan oleh hukum islam.orang yang mengingkari wajibnya zakat dihukumi kafir. 1. Dasar Al-Qur’an 2. Dasar Sunnah G. Harta yang wajib dizakati Harta benda yang wajib dizakati ada enam macam : 1. Hewan ternak 2. Emas dan perak 3. Tumbuh-tumbuhan 4. Harta perdagangan 5. Hasil pertambangan H. Hikmah Disyariatkannya Zakat • Menguatkan rasa kasih sayang antara si kaya dengan si miskin. Hal ini dikarenakan fitrahnya jiwa manusia adalah senang terhadap orang yang berbuat kebaikan (berjasa kepadanya). • Mensucikan dan membersihkan jiwa serta menjauhkan jiwa dari sifat kikir dan bakhil. • Membiasakan seorang muslim untuk memiliki sifat belas kasihan. • Memperoleh keberkahan, tambahan dan ganti yang lebih baik dari Allah Ta'ala.Sebagai ibadah kepada Allah Ta'ala   DAFTAR PUSTAKA Yahya Abdul Wahid Dahlan, Fikih Ibadah, Semarang ;PT Karya Toha Putra, 2003. Ash-shiddieqi Hasbi, Beberapa Permasalahan Zakat, Jakarta ; Tintamos Indonesia,1976. Rifai Moh, Ilmu Fikih Islam Lengkap, Semarang, PT Karya Toha Putra,1978. Halim Moh,Fikih Ibadah, Jawa Timur ; Lembaga Ta’lif Wannasyr, 2008.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar